Sabtu, 27 Februari 2016

KONTEMPLASI ADIGANG, ADIGUNG DAN ADIGUNA.

Hai fans-fansku! Berjumpa lagi dengan aku, KEVIN. Nggak lama lagi saya akan menjalani UTS namun guru Bahasa Indonesia saya suka membebani murid-muridnya. Namun saya terima saja, Karena segala tugas yang diberikan akan terasa lebih ringan bila tidak dikerjakan.  Pada postingan kali ini saya diberikan tema yang cukup menarik, kalian sudah dapat melihat dari judulnya. Dari judul terdapat kata-kata yang tidak umum kita dengar, yaitu KONTEMPLASI, ADIGANG, ADIGUNG dan ADIGUNA. Kata-kata yang aneh bukan? Kenapa ya BAPAK ALLAN memberikat tema seperti ini dimana kita akan menjalani UTS pada senin hari esok?! Untuk mengenal lebih lanjut apa itu KONTEMPLASI ADIGANG, ADIGUNG DAN ADIGUNA yuk kita mulai!

Pertama terdapat kata “KONTEMPLASI” apa sih Kontemplasi itu? Pasti NGGAK, Kampungan. Saya sendiri juga tidak tahu kok berarti kita sama-sama kampungan, SIP. Menurut Internet melalu i Google dan pada website kbbi.web.id, Kontemplasi merupakan bahasa Indonesia yang berarti Renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran atau perhatian penuh. Saya tidak mengerti apa arti kalimat tersebut kecuali kata ‘merenung’. Untuk arti umumnya, Kontemplasi merupakan suatu tindakan untuk memahami penuh suatu hal. Sudah paham belum? Kalau belum berdoa aja, ini nggak penting kok. Sebelum saya lanjut ke kata berikutnya, saya harus... Nggak jadi kok.

Kedua terdapat kata “ADIGANG”, kata ini mirip dengan salah satu merk / brand sepatu yaitu ADIDAS. ADIDAS merupakan salah satu merk sepatu ternama di dunia saat ini produksi asal Jerman dan Amerika, Mereka membuat sepatu diberbagai kalangan olahraga maupun non-olahraga. Mulai dari Sepak Bola, Basket, Futsal, Tenis, dll. Kok tambah bahas ADIDAS sih? Iya terserah saya lah, Blog juga punya siapa! Kembali ke kata ADIGANG. Adigang merupakan kata adopsi dari Bahasa Jawa yang diubang menjadi Bahasa Indonesia. Adigang berarti Kekuatan. Pada pribahasa Jawa Adigang memiliki arti ‘kekuwatan awak (raga), kayadene kidang.’  Dalam bahasa Indonesia itu berarti kekuatan. Seperti pada blog salah satu teman saya, Kekuatan sama dengan seekor Gajah. Gajah memiliki badan yang besar. Badan yang besar tersebut yang melambangkan kekuatannya. Sama juga seperti saya, bukan saya mirip gajah dan bukan juga saya berbadan besar, namun dengan ukuran saya yang seperti ini dapat dikatakan saya juga melambangkan Adigang atau yang disebut dengan Kekuatan.

Ketiga terdapat kata “ADIGUNG”. Adigung pula merupakan adopsi dari Bahasa Jawa yang diubah menjadi Bahasa Indonesia. ADIGUNG memiliki arti Kekuasaan. Pada pribahasa Jawa memiliki arti ‘adigung iku sipat kang ngongsakake pangkat, drajat, keluhuran, apadene trah tedhak turune priyagung (wong gedhe).’  Dalam Bahasa Indonesia berarti Kekuasaan. Kekuasaan dapat disamakan dengan seekor Ular Kobra. Ular Kobra yang mengorbankan dirinya demi tanah kekuasaanya. Ular Kobra akan berjuang untuk kekuasaanya. Adigang atau yang lebih dikenal dengan Kekuasaan dapat disamakan juga seperti saya. Saya juga sama seperti Ular Kobra, saya akan mengorbankan diri saya untuk benda / tanah yang berkepemilikan dengan saya dan juga orang yang saya sayang dan kasihi.

Keempat terdapat kata “ADIGUNA”. Tidak perlu saya jelaskan atau perlu ya, Adiguna juga merupakan adopsi dari Bahasa Jawa yang diubah menjadi Bahasa Indonesia. Adiguna memiliki arti Kepitaran atau Akal budi. Pada pribahasa Jawa memiliki arti ‘adiguna yaiku sipat kang ngendelake kapinteran lan akal.’  Melalui kepintaran atau Akal Budi dapat diketahui juga watak dan sifat.  Kepintaran dapat disamakan dengan seekor kancil yang cerdik. Kancil yang berdasarkan cerita ‘Si Kancil’ Si Kancil dikatakan cerdik atau pintar karena ia dapat mengkelabui seekor buaya yang dengan mudah memakannya. Namun dari kepintaranya tersebut dapat dilihat watak dan sifatnya si Kancil, Si Kancil suka mencuri timun dan dapat dikatakan si Kancil itu Licik. Kepintaran juga dapat disamakan dengan saya tentu saja. Karena bila tidak ada kepintaran di diri saya, saya tidak akan bisa menyelesaikan ataupun membuat postingan kali ini. Saya bukan songong, saya hanya mengkomentari diri saya secara positif. Dengan kepintaran pula saya dapat mendapatkan sosok ‘DIA’ yang tepat seuatu hari nanti, dengan ini dapat dikatakan bahwa watak dan sifat saya itu antusias dan tidak mudah putus asa.

Ini merupakan contoh pepatah kata dalam Bahasa Jawa yang menunjukan arti dari Adigang, Adigung dan Adiguna.

Adigang iku tegesé: ngandelaké marang kakuwatané.
Adigung iku tegesé: ngandelaké marang gedhéné.
Adiguna iku tegesé: ngandelaké marang kapinterané.
Paribasan iki tegesé, wong aja ngandhelaké kaluwihané dhéwé waé.

3 kata diatas yaitu Adigang, Adigung dan Adiguna sungguhlah penting. Dengan ‘Adigang’ kalian dapat mendapatkan Kekuatan untuk menemukan sosok ‘DIA’ tersebut dan kalian dapat menjaganya dengan ‘Adigung’ dengan cara mempertahankan dia dengan Kekuasaanmu dan Kalian dapat menemukan yang tepat dan enak di anu-anu dengan ‘Adiguna’, berpandailah dalam memilih keputusan dan memilih Sosok ‘DIA’. Sudah cukup sampai disini. Inilah postingan minggu ini Yang berjudul KONTEMPLASI ADIGANG, ADIGUNG DAN ADIGUNA. Untuk 2 minggu kedepan postingan akan berhenti sementara dikarenakan ada UTS. Jangan kangen yaa. Sampai Jumpa kembali!

757 Kata, Ditambah ini jadi 764 Kata!

#KONTEMPLASI
#ADIGANGGUNGGUNA

#PrayForALLAN  


1 komentar:

  1. Terima kasih Kevin.

    Hashtag mu bisa dirubah apa nggak itu? Oh man...


    Makin pintar sekarang bakalan salut dengan tulisan ini. Meskipun kesan menyebalkan masih tertanam jelas Ketika saya baca.

    Berikutnya mengenai tulisan saya komentar kerapian dan juga beberapa pilihan kata yang kurang tepat coba kamu baca lagi.Oke?

    Selamat menjalankan Ibadah ulangan tengah semester Semoga lancar Jangan lupa berdoa dan berusaha.

    BalasHapus