KONTEMPLASI
ADIGANG, ADIGUNG DAN ADIGUNA.
Hai fans-fansku! Berjumpa lagi
dengan aku, KEVIN. Nggak lama lagi saya akan menjalani UTS namun guru Bahasa
Indonesia saya suka membebani murid-muridnya. Namun saya terima saja, Karena
segala tugas yang diberikan akan terasa lebih ringan bila tidak dikerjakan. Pada postingan kali ini saya diberikan tema
yang cukup menarik, kalian sudah dapat melihat dari judulnya. Dari judul
terdapat kata-kata yang tidak umum kita dengar, yaitu KONTEMPLASI, ADIGANG,
ADIGUNG dan ADIGUNA. Kata-kata yang aneh bukan? Kenapa ya BAPAK ALLAN
memberikat tema seperti ini dimana kita akan menjalani UTS pada senin hari
esok?! Untuk mengenal lebih lanjut apa itu KONTEMPLASI ADIGANG, ADIGUNG DAN
ADIGUNA yuk kita mulai!
Pertama terdapat kata “KONTEMPLASI”
apa sih Kontemplasi itu? Pasti NGGAK, Kampungan. Saya sendiri juga tidak tahu
kok berarti kita sama-sama kampungan, SIP. Menurut Internet melalu i Google dan
pada website kbbi.web.id, Kontemplasi merupakan
bahasa Indonesia yang berarti Renungan dan sebagainya dengan kebulatan pikiran
atau perhatian penuh. Saya tidak mengerti apa arti kalimat tersebut kecuali
kata ‘merenung’. Untuk arti umumnya, Kontemplasi merupakan suatu tindakan untuk
memahami penuh suatu hal. Sudah paham belum? Kalau belum berdoa aja, ini nggak
penting kok. Sebelum saya lanjut ke kata berikutnya, saya harus... Nggak jadi
kok.
Kedua terdapat kata “ADIGANG”, kata
ini mirip dengan salah satu merk / brand sepatu yaitu ADIDAS. ADIDAS merupakan
salah satu merk sepatu ternama di dunia saat ini produksi asal Jerman dan
Amerika, Mereka membuat sepatu diberbagai kalangan olahraga maupun
non-olahraga. Mulai dari Sepak Bola, Basket, Futsal, Tenis, dll. Kok tambah
bahas ADIDAS sih? Iya terserah saya lah, Blog juga punya siapa! Kembali ke kata
ADIGANG. Adigang merupakan kata adopsi dari Bahasa Jawa yang diubang menjadi
Bahasa Indonesia. Adigang berarti Kekuatan. Pada pribahasa Jawa Adigang
memiliki arti ‘kekuwatan awak (raga),
kayadene kidang.’ Dalam bahasa
Indonesia itu berarti kekuatan. Seperti pada blog salah satu teman saya,
Kekuatan sama dengan seekor Gajah. Gajah memiliki badan yang besar. Badan yang
besar tersebut yang melambangkan kekuatannya. Sama juga seperti saya, bukan
saya mirip gajah dan bukan juga saya berbadan besar, namun dengan ukuran saya
yang seperti ini dapat dikatakan saya juga melambangkan Adigang atau yang
disebut dengan Kekuatan.
Ketiga terdapat kata “ADIGUNG”.
Adigung pula merupakan adopsi dari Bahasa Jawa yang diubah menjadi Bahasa
Indonesia. ADIGUNG memiliki arti Kekuasaan. Pada pribahasa Jawa memiliki arti ‘adigung iku sipat kang ngongsakake pangkat,
drajat, keluhuran, apadene trah tedhak turune priyagung (wong gedhe).’ Dalam Bahasa Indonesia berarti Kekuasaan.
Kekuasaan dapat disamakan dengan seekor Ular Kobra. Ular Kobra yang mengorbankan
dirinya demi tanah kekuasaanya. Ular Kobra akan berjuang untuk kekuasaanya.
Adigang atau yang lebih dikenal dengan Kekuasaan dapat disamakan juga seperti
saya. Saya juga sama seperti Ular Kobra, saya akan mengorbankan diri saya untuk
benda / tanah yang berkepemilikan dengan saya dan juga orang yang saya sayang
dan kasihi.
Keempat terdapat kata “ADIGUNA”.
Tidak perlu saya jelaskan atau perlu ya, Adiguna juga merupakan adopsi dari
Bahasa Jawa yang diubah menjadi Bahasa Indonesia. Adiguna memiliki arti
Kepitaran atau Akal budi. Pada pribahasa Jawa memiliki arti ‘adiguna yaiku sipat kang ngendelake
kapinteran lan akal.’ Melalui
kepintaran atau Akal Budi dapat diketahui juga watak dan sifat. Kepintaran dapat disamakan dengan seekor
kancil yang cerdik. Kancil yang berdasarkan cerita ‘Si Kancil’ Si Kancil
dikatakan cerdik atau pintar karena ia dapat mengkelabui seekor buaya yang
dengan mudah memakannya. Namun dari kepintaranya tersebut dapat dilihat watak
dan sifatnya si Kancil, Si Kancil suka mencuri timun dan dapat dikatakan si Kancil
itu Licik. Kepintaran juga dapat disamakan dengan saya tentu saja. Karena bila
tidak ada kepintaran di diri saya, saya tidak akan bisa menyelesaikan ataupun
membuat postingan kali ini. Saya bukan songong, saya hanya mengkomentari diri
saya secara positif. Dengan kepintaran pula saya dapat mendapatkan sosok ‘DIA’
yang tepat seuatu hari nanti, dengan ini dapat dikatakan bahwa watak dan sifat
saya itu antusias dan tidak mudah putus asa.
Ini merupakan contoh pepatah kata
dalam Bahasa Jawa yang menunjukan arti dari Adigang, Adigung dan Adiguna.
Adigang iku
tegesé: ngandelaké marang kakuwatané.
Adigung iku tegesé: ngandelaké marang gedhéné.
Adiguna iku tegesé: ngandelaké marang kapinterané.
Paribasan iki tegesé, wong aja ngandhelaké kaluwihané dhéwé waé.
Adigung iku tegesé: ngandelaké marang gedhéné.
Adiguna iku tegesé: ngandelaké marang kapinterané.
Paribasan iki tegesé, wong aja ngandhelaké kaluwihané dhéwé waé.
3 kata diatas yaitu Adigang, Adigung
dan Adiguna sungguhlah penting. Dengan ‘Adigang’ kalian dapat mendapatkan
Kekuatan untuk menemukan sosok ‘DIA’ tersebut dan kalian dapat menjaganya
dengan ‘Adigung’ dengan cara mempertahankan dia dengan Kekuasaanmu dan Kalian
dapat menemukan yang tepat dan enak di anu-anu dengan ‘Adiguna’, berpandailah
dalam memilih keputusan dan memilih Sosok ‘DIA’. Sudah cukup sampai disini.
Inilah postingan minggu ini Yang berjudul KONTEMPLASI ADIGANG, ADIGUNG DAN
ADIGUNA. Untuk 2 minggu kedepan postingan akan berhenti sementara dikarenakan
ada UTS. Jangan kangen yaa. Sampai Jumpa kembali!
757
Kata, Ditambah ini jadi 764 Kata!
#KONTEMPLASI
#ADIGANGGUNGGUNA
#PrayForALLAN
Terima kasih Kevin.
BalasHapusHashtag mu bisa dirubah apa nggak itu? Oh man...
Makin pintar sekarang bakalan salut dengan tulisan ini. Meskipun kesan menyebalkan masih tertanam jelas Ketika saya baca.
Berikutnya mengenai tulisan saya komentar kerapian dan juga beberapa pilihan kata yang kurang tepat coba kamu baca lagi.Oke?
Selamat menjalankan Ibadah ulangan tengah semester Semoga lancar Jangan lupa berdoa dan berusaha.