DETERMINASI
MIND MAPPING ZUKUNFT
Halooo
lagi, berjumpa dengan aku kembali, Pasti kalian sudah kangen kan! Minggu lalu
aku telah menceritakan sesuatu hal yang sedih, untuk mengetahuinya lebih dalam
kalian bisa buka kembali postinganku untuk minggu lalu. Caranya gampang kok,
tinggal klik Home atau Beranda, lalu scroll kebawah hingga kalian menemukan
postingan saya minggu lalu. Di minggu ini saya akan menghibur kalian kembali!
Sebelum itu saya akan cerita sedikit. Senin besok saya akan menjalani Ulangan
Harian 2 saya, UH2 akan berjalan selama 10 hari dan ironisnya dimana waktu kita
untuk mempersiapkan diri untuk UH, sosok guru Bahasa Indonesia tercinta kita
yang namanya tidak ingin disebut malah membebani kita kembali. Saya sudah
sempat bersyukur sekita 2 minggu yang lalu karena guru kita tercinta telah
terbuka hatinya untuk berbuat baik, namun sekarang rasa bersyukur saya telah
berubah menjadi rasa menyesal. Daripada bertambah panjang, YUK kita mulai!
Tema pada
hari ini cukup menarik,karena menganduk kata-kata bervariasi yang dapat memutar
balikan otak kita. Sepertinya kerumitan hidup guru Bahasa Indonesia saya tidak
kunjung selesai. “Determinasi Mind Mapping Zukunft” Yak, itu judul atau tema
yang akan saya bahas pada hari ini. Pada judul tersebuh terdapat 3 kata yang
kalian mungkin tidak ketahui yaitu ‘Determinasi’,‘Mind Mapping’ dan ‘Zukunft’.
Pertama ialah ‘Determinasi’, Determinasi menurut kbbi.web.id
memiliki arti Menetapkan / Memastikan atau Ketetapan Hati. ‘Mind Mapping’
merupakan kata adopsi dari Bahasa Inggris, ‘Mind’ yang berarti pikiran dan ‘Mapping’
berarti pemetaan. Jadi ‘Mind Mapping’ berarti pemetaan pikiran kesegala arah untuk
menangkap pikiran dalam beberapa sudut.
Terahkir ialah ‘Zukunft’, Zukunft merupakan
kata adopsi dari Bahasa Jerman dengan kata yang penuh ‘meine Zukunft’ yang
berarti Masa depanku. Jadi arti sesungguhnya dari judul tersebut ialah Pemetaan
Pikiran untuk Masa Depan kita. Begitulah nasib murid yang memiliki guru dengan
kehidupan yang rumit. Masa depan saja dibuat rumit oleh beliau dengan cara
menterjemahkannya kedalam Bahasa Jerman, Oh Tuhan tolonglah hambamu ini.
Diatas terdapat contoh peta pikiran
atau Mind Map buatan saya untuk masa
depan saya. Saya bagi pementaan pikiran masa depan saya menjadi 5 bagian.
Antara lain ;
· Pertama (1) ialah Jurusan Kuliah.
Dalam bagian ini kalian dapat lihat kalau saya membaginya menjadi 2 bagian
lagi, karena saya masih belum bisa memastikan diri saya untuk masuk di jurusan
apa. Disitu aku menulis Bussiness Manajement dan Informatika Teknologi. Saya
hendak memasuki salah satu dari jurusan diatas. Dalam Bussiness Manajement saya
hendak ingin memperdalami bagian manajement internasional dan sedikit akutansi
untuk mendalami sistem krisis keuangan untuk berinvestasi dan Dalam Informatika
Teknologi saya hendak mengambil bagian Computer
Science karena saya ingin ikut
berperan dalam perkembangan teknologi dunia khususnya saya memiliki pandangan
untuk Philantropist.
·
Kedua (2) Universitas Tujuan. Untuk
universitas mana yang ingin aku tuju masih belum bisa aku tentuin, karena
seiring waktu keputusan yang kita buat sekarang dapat berubah apa bila kita
belum matang. Untuk saat ini terdapat 3 Universitas yang terbayang dipikiran
saya, antara lain WM, UKP dan UC. Universitas mana yang akan saya tuju harus
beradasarkan keinginan saya untuk masuk dalam jurusan apa. Bila saya berkhendak
untuk mendalami Informatika Teknologi saya lebih tercondong kepada UKP dan bila
dalam Bussiness Manajement anatara WM dan UC.
·
Ketiga (3) Pekerjaan. Pada gambar
tidak dapat cabang-cabang lain dari Pekerjaan, karena untuk saat ini saya tidak
dapat menentukan pekerjaan atau profesi apa yang ingin aku lakukan untuk
menafkahi keluarga saya kelak hari nanti. Biar waktu yang menjawab untuk
pekerjaan saya, atas kemampuan saya akan berusahan mendapatkan profesi /
pekerjaan yang terbaik untuk saya.
·
Keempat (4) Jodoh. No
comment, waktu akan menjawab dan Tuhan akan memberikan yang terbaik.
·
Kelima (5) Menikah. Untuk menikah
saya telah membagi menjadi 3 cabang yaitu Umur,Istri dan Agama. Untuk umur saya
ingin menikah dikalangan umur 25-30 tahun, karena diantara umur tersebut ialah
dimana kita lagi produktif dan agar umur saya menyampaikan saya untuk melihat
anak dari anak saya(cucu) memiliki anak (cicit) karena jarang sekali pasangan
suami-istri yang umurnya mencukupi untuk melihat cicit mereka lahir. Istri,
untuk istri menurut saya yang terpenting ialah cerdas namun memiliki etika
sopan santun, berpenampilan sederhana namun berkepemilikan sederajat dan mau
untuk saling menerima, bila dia mau menerimaku dan keluargaku maka aku akan
melakukan yang sama kepada-nya dan keluarganya. Dan untuk agama, seperti saran
dari keluarga saya, saya ingin menikah didalam Keagamaan Katolik, karena dari
seluruh anggota keluarga saya selain emak dan engkong saya ( nenek dan kakek )
semua menikah menurut ajaran Katolik. Bila istri tidak menerima,lebih baik “tidak”
diawal daripada “tidak” diahkir.
Demikian
postingan yang berjudul “Determinasi Mind Mapping Zukunft” yang menceritakan Mind Mapping untuk masa depanku, cukup
sederhana (Iya karena saya malas untuk menganutkannya semua). Semoga pemetaan
pikiran yang aku lakukan diawal hari ini dapat ku terakan dengan baik dan
lancar atas menyertaan Tuhan dan doa Orangtua. Sekian dulu ya postinganku untuk
minggu ini, sudah capek nih. Sampai Jumpa dipostingan berikutnya ( bila ada ).
TERIMA KASIH! Ich liebe dich!
794 Kata, ditambah ini jadi 795Kata!
#MyMINDMAP
#ZUKUNFT
#WaktumuHabisALLAN
