TOKOH IDOLA KU
Halo semua fans ku!
Saya telah kembali! Lama tak membaca blog saya pasti kalian kangen, iya kan? Ah
iya-iya saya tau kok kalau saya ini ngangenin! Di posting-an hari ini saya akan
menceritakan tentang Tokoh Idola saya. Iya kali ini saya memposting ini pada
hari Minggu, dikarenakan kemarin saya tidak bisa posting. Kemarin saya sedang
ada kegiatan FIELDTRIP bersama sekolah dan teman-teman saya. FIELDTRIPnya
berada di 2 tempat di Jawa Timur, yaitu tempat penangkaran Lebah di Lawang dan
di Museum Angkut di Batu. Loh, kok tambah cerita tentang fieldtripku sih? Pasti
kalian bertanya! Kan sebenernya ini Cuma buat panjang-panjangin
saja, HAHAHA. Yuk kita mulai!
Tokoh Idola, Kita semua pasti mempunyai tokoh
idola. Walaupun orang itu jauh dari kita ataupun dekat dengan kita, Kita pasti
memilikinya. Disekeliring kita banyak sekali Tokoh-tokoh! Hanya kita harus
memilih yang paling kita sukai yang disebut IDOLA. Kata “IDOLA” pun sudah ramai
dipakai sejak 100 tahun yang lalu. Muncul disekitar perairan Turki, pada zaman
Raja Sulehman memimpin Turki seorang mengidolakan Raja Sulehman yang bingung
apa sebutan seseorang yang dikagumi itu. Kemudian seorang pedagang keceplosan dan
berkata EBOLA yang si pengagum Raja Sulehman tersebut salah mendengarnya
menjadi IDOLA dan sejak itu kata EBOLA dan IDOLA lahir kedunia kita sekarang.
EBOLA yang berarti virus beracun yang sekarang ini sedang melanda Benua Afrika
dan IDOLA yaitu sosok orang yang dikagumi atau di bangga-banggakan.
Tokoh yang saya IDOLAkan sekarang ini ialah Emak
dan Mama saya, tapi saya akan lebih fokus membahas mengenai Emak saya, Mama
saya juga boleh sih. Bagaimana kalau saya bahas dua-duanya saja, OK? Emak merupakan panggilan untuk Nenek saya,
kenapa saya memanggilnya dengan ‘EMAK’ karena kata ‘EMAK’ lebih dikenal
dikeluarga saya dan kata ‘EMAK’ lebih mudah dan lebih asik untuk diucapkan,
Silahkan coba ucapkan kata EMAK secara berterusan! (Pasti Bapak ALLAN
mencobanya! Kampungan) Kalian sudah kenal Bapak ALLAN kan? Kalau belum kalian
bisa cek dipostingan pertama saya. Lanjut, Selain Emak juga ada MAMA saya,
kenapa saya memanggil mama saya dengan ‘MAMA’? ‘MAMA’ merupakan bahasa adopsi
Indonesia dari Cina, MAMA di Cina merupakan sebutan untuk IBU. Karena saya ada
keturunan Cina namun Bukan Cina asli jadi Saya BINGUNG. Kenapa saya memilih EMAK dan MAMA saya tokoh
yang saya IDOLAkan? Ahh kalian banyak tanya banget sih, tapi nggak
kenapa-kenapa. Malu bertanya sesat dijalan! Kenapa saya memilih EMAK saya? Emak
saya sudah merawat saya sejak saya kecil dan sejak saya dilahirkan. Waktu kecil
setelah saya keluar dari Anu-nya MAMA saya (PERUT) waktu itu mama saya sedang
menjadi seorang pelajar S2 untuk meraih gelar Hukumnya. Sebuah perjuangan ibu
yang melahirkan anaknya pada saat ia susah. Nah kan kalau mama saya sedang ke
kampus pasti nggak bisa memawa saya kesana, jadi saya ditinggal dirumah saya
dan EMAK saya yang merawat saya. Hingga besar ini Saya sangat akrab dengan emak
saya. Emak saya Asik untuk diajak bercanda. Emak saya juga suka memberi saya uang,
dan itu hal yang saya paling suka. Emak saya dalam arti EMAK dari MAMA saya,
artinya MAMAnya MAMA saya. Mengerti? Dan
sekarang MAMA saya. Kenapa saya memilih MAMA saya? Kalian sangat bodoh,
pertanyaan seperti itu masih aja ditanyain. MAMA saya adalah Orang yang
melahirkan saya, tanpa MAMA saya dan juga benih PAPA saya (PAPA adalah istilah
Cina untuk seorang AYAH, Katrok!) saya tidak akan terlahir di dunia ini! Sedih
rasanya dunia ini tanpa DIRIKU. Mama saya melahirkan saya pada saat ia bersusah
payah kuliah, iya waktu itu mama saya sudah berumuran 30 tahun lebih dan ia masih
melanjutkan sekolahnya. Tidak rugi, sekarang mama saya sudah lulus S2 dan
berhenti kuliah dan hasilnya memuaskan mama saya telah menjadi Notaris dan
Majelis Hukum, jangan macam-macam kalian! MAMA saya sangat menyayangi saya saya
juga menyayangi MAMA saya dan juga EMAK saya. MAMA saya selalu ada untuk saya,
diwaktu yang mudah maupun susah. Ada sosok orang yang berinisial “A” (Pasti
kalian sudah tahu) yang menyebutkan bahwa saya seorang ANAK MAMA, ini
keterlaluan semua orang pasti ANAK MAMA mana ada anak yang lahir dari Anu-nya
PAPA, Tolonglah! Anak MAMA bukanlah hal yang buruk namun ANAK MAMA merupakan
hal yang baik, itu menandakan bahwa sosok IBU yang melahirkan kita itu
menyayangi kita dengan sepenuh hatinya, saya turut kasihan dengan sosok
berinisial “A” yang tidak mengetahui hal terserbut. Semua kini telah jelas, tidak ada sosok IDOLA
saya selain MAMA (IBU) dan EMAK (Nenek) saya. Saya mencintai dan menyayangi
mereka, Apapun yang terjadi saya tetap meamaafkan mereka atas segala kesalahan
mereka dan mereka juga akan memaafkanku atas segala kesalahanku. Wah sudah
banyak nih kata-kataku, Demikian ya postinganku hari ini, Aku lanjutin minggu
depan. SAMPAI JUMPA!
751 Kata, ditambah ini jadi 758 Kata!
#MOTHER
#EMAK
#PrayForALLAN
Kenapa saya selalu ngakak ketika baca tulisan tulisan orang tidak jelas ini.
BalasHapusKamu perlu bertanggung jawab atas apa yang kamu ucapkan yang pertama saya bukan fans kamu.
Kemudian yang kedua langsung saja disebut bahwa inisial itu siapa dibanding kamu menyembunyikanya.
Secara garis besar semua orang pasti tertawa dengan apa yang kamu tuliskan apa lagi di dalamnya pasti penuh dengan penghinaan-penghinaan kepada orang-orang sekitar. Pembaca di hadapkan dengan sebuah kesalahan dan dipojokkan itu adalah trick dan gaya kamu. Ketika pembaca membaca ini dia akan kesal dan dia menyesal telah membaca ini karena dia merasa dibodoh-bodohi dan merasa disalahkan oleh si penulis.
Dasar anak mama!
Oh iya Satu lagi Sejak kapan ceritanya dijadikan tokoh idola sosok inspiratif dengan tokoh idola itu berbeda lho ya..
BalasHapusTerima kasih Fans-fans saya, Tunggu postingan berikutnya ya!
BalasHapusTerima kasih Fans-fans saya, Tunggu postingan berikutnya ya!
BalasHapus