Minggu, 31 Januari 2016

TOKOH IDOLA KU

Halo semua fans ku! Saya telah kembali! Lama tak membaca blog saya pasti kalian kangen, iya kan? Ah iya-iya saya tau kok kalau saya ini ngangenin! Di posting-an hari ini saya akan menceritakan tentang Tokoh Idola saya. Iya kali ini saya memposting ini pada hari Minggu, dikarenakan kemarin saya tidak bisa posting. Kemarin saya sedang ada kegiatan FIELDTRIP bersama sekolah dan teman-teman saya. FIELDTRIPnya berada di 2 tempat di Jawa Timur, yaitu tempat penangkaran Lebah di Lawang dan di Museum Angkut di Batu. Loh, kok tambah cerita tentang fieldtripku sih? Pasti kalian bertanya! Kan sebenernya ini Cuma buat panjang-panjangin saja, HAHAHA. Yuk kita mulai!
Tokoh Idola, Kita semua pasti mempunyai tokoh idola. Walaupun orang itu jauh dari kita ataupun dekat dengan kita, Kita pasti memilikinya. Disekeliring kita banyak sekali Tokoh-tokoh! Hanya kita harus memilih yang paling kita sukai yang disebut IDOLA. Kata “IDOLA” pun sudah ramai dipakai sejak 100 tahun yang lalu. Muncul disekitar perairan Turki, pada zaman Raja Sulehman memimpin Turki seorang mengidolakan Raja Sulehman yang bingung apa sebutan seseorang yang dikagumi itu. Kemudian seorang pedagang keceplosan dan berkata EBOLA yang si pengagum Raja Sulehman tersebut salah mendengarnya menjadi IDOLA dan sejak itu kata EBOLA dan IDOLA lahir kedunia kita sekarang. EBOLA yang berarti virus beracun yang sekarang ini sedang melanda Benua Afrika dan IDOLA yaitu sosok orang yang dikagumi atau di bangga-banggakan. 
Tokoh yang saya IDOLAkan sekarang ini ialah Emak dan Mama saya, tapi saya akan lebih fokus membahas mengenai Emak saya, Mama saya juga boleh sih. Bagaimana kalau saya bahas dua-duanya saja, OK?  Emak merupakan panggilan untuk Nenek saya, kenapa saya memanggilnya dengan ‘EMAK’ karena kata ‘EMAK’ lebih dikenal dikeluarga saya dan kata ‘EMAK’ lebih mudah dan lebih asik untuk diucapkan, Silahkan coba ucapkan kata EMAK secara berterusan! (Pasti Bapak ALLAN mencobanya! Kampungan) Kalian sudah kenal Bapak ALLAN kan? Kalau belum kalian bisa cek dipostingan pertama saya. Lanjut, Selain Emak juga ada MAMA saya, kenapa saya memanggil mama saya dengan ‘MAMA’? ‘MAMA’ merupakan bahasa adopsi Indonesia dari Cina, MAMA di Cina merupakan sebutan untuk IBU. Karena saya ada keturunan Cina namun Bukan Cina asli jadi Saya BINGUNG.  Kenapa saya memilih EMAK dan MAMA saya tokoh yang saya IDOLAkan? Ahh kalian banyak tanya banget sih, tapi nggak kenapa-kenapa. Malu bertanya sesat dijalan! Kenapa saya memilih EMAK saya? Emak saya sudah merawat saya sejak saya kecil dan sejak saya dilahirkan. Waktu kecil setelah saya keluar dari Anu-nya MAMA saya (PERUT) waktu itu mama saya sedang menjadi seorang pelajar S2 untuk meraih gelar Hukumnya. Sebuah perjuangan ibu yang melahirkan anaknya pada saat ia susah. Nah kan kalau mama saya sedang ke kampus pasti nggak bisa memawa saya kesana, jadi saya ditinggal dirumah saya dan EMAK saya yang merawat saya. Hingga besar ini Saya sangat akrab dengan emak saya. Emak saya Asik untuk diajak bercanda. Emak saya juga suka memberi saya uang, dan itu hal yang saya paling suka. Emak saya dalam arti EMAK dari MAMA saya, artinya MAMAnya MAMA saya. Mengerti?  Dan sekarang MAMA saya. Kenapa saya memilih MAMA saya? Kalian sangat bodoh, pertanyaan seperti itu masih aja ditanyain. MAMA saya adalah Orang yang melahirkan saya, tanpa MAMA saya dan juga benih PAPA saya (PAPA adalah istilah Cina untuk seorang AYAH, Katrok!) saya tidak akan terlahir di dunia ini! Sedih rasanya dunia ini tanpa DIRIKU. Mama saya melahirkan saya pada saat ia bersusah payah kuliah, iya waktu itu mama saya sudah berumuran 30 tahun lebih dan ia masih melanjutkan sekolahnya. Tidak rugi, sekarang mama saya sudah lulus S2 dan berhenti kuliah dan hasilnya memuaskan mama saya telah menjadi Notaris dan Majelis Hukum, jangan macam-macam kalian! MAMA saya sangat menyayangi saya saya juga menyayangi MAMA saya dan juga EMAK saya. MAMA saya selalu ada untuk saya, diwaktu yang mudah maupun susah. Ada sosok orang yang berinisial “A” (Pasti kalian sudah tahu) yang menyebutkan bahwa saya seorang ANAK MAMA, ini keterlaluan semua orang pasti ANAK MAMA mana ada anak yang lahir dari Anu-nya PAPA, Tolonglah! Anak MAMA bukanlah hal yang buruk namun ANAK MAMA merupakan hal yang baik, itu menandakan bahwa sosok IBU yang melahirkan kita itu menyayangi kita dengan sepenuh hatinya, saya turut kasihan dengan sosok berinisial “A” yang tidak mengetahui hal terserbut.  Semua kini telah jelas, tidak ada sosok IDOLA saya selain MAMA (IBU) dan EMAK (Nenek) saya. Saya mencintai dan menyayangi mereka, Apapun yang terjadi saya tetap meamaafkan mereka atas segala kesalahan mereka dan mereka juga akan memaafkanku atas segala kesalahanku. Wah sudah banyak nih kata-kataku, Demikian ya postinganku hari ini, Aku lanjutin minggu depan. SAMPAI JUMPA!

751 Kata, ditambah ini jadi 758 Kata!

#MOTHER
#EMAK

#PrayForALLAN

4 komentar:

  1. Kenapa saya selalu ngakak ketika baca tulisan tulisan orang tidak jelas ini.

    Kamu perlu bertanggung jawab atas apa yang kamu ucapkan yang pertama saya bukan fans kamu.

    Kemudian yang kedua langsung saja disebut bahwa inisial itu siapa dibanding kamu menyembunyikanya.

    Secara garis besar semua orang pasti tertawa dengan apa yang kamu tuliskan apa lagi di dalamnya pasti penuh dengan penghinaan-penghinaan kepada orang-orang sekitar. Pembaca di hadapkan dengan sebuah kesalahan dan dipojokkan itu adalah trick dan gaya kamu. Ketika pembaca membaca ini dia akan kesal dan dia menyesal telah membaca ini karena dia merasa dibodoh-bodohi dan merasa disalahkan oleh si penulis.

    Dasar anak mama!

    BalasHapus
  2. Oh iya Satu lagi Sejak kapan ceritanya dijadikan tokoh idola sosok inspiratif dengan tokoh idola itu berbeda lho ya..

    BalasHapus
  3. Terima kasih Fans-fans saya, Tunggu postingan berikutnya ya!

    BalasHapus
  4. Terima kasih Fans-fans saya, Tunggu postingan berikutnya ya!

    BalasHapus